Kadin Tasik Superadmin | 2021-08-25

Kadin Kota Tasikmalaya meminta Pemerintah Kota Tasikmalaya memperhatikan kondisi para pengusaha lokal

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya meminta Pemerintah Kota Tasikmalaya memperhatikan kondisi para pengusaha lokal. Hal ini, guna mendorong roda perekonomian di daerah supaya bisa segera bangkit dari keterpurukan. Para pengurus Kadin Kota Tasikmalaya menyerahkan bantuan oksigen kepada Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya. Bantuan tersebut, diterima langsung oleh Ketua Satgas yang juga Plt Wali Kota Tasikmalaya H M Yusuf di Bale Kota. Ketua Kadin Kota Tasikmalaya H Abun Bunyamin mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan titipan dari Kadin Pusat untuk Kota Tasikmalaya. Meskipun saat ini, situasi wabah sudah mereda, diharapkan bantuan tersebut bisa bermanfaat dalam penanganan pasien Covid-19. “Kami berharap dengan bantuan ini ketersediaan oksigen untuk pasien lebih terjamin,” ujarnya. Menurut dia, hal ini bukan pertama kali Kadin ikut berperan dalam penanganan Covid-19. Di awal pandemi, membantu memberikan suplai masker dan kebutuhan penanganan Covid-19 lainnya. “Dan mudah-mudahan ke depannya kami bisa tetap konsisten membantu penanganan Covid-19,” tuturnya. Di samping itu, H Abun juga menyampaikan bahwa saat ini dunia usaha masih lesu. Khususnya, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bisnisnya cukup macet. “Sejauh ini memang ada perhatian dari pemerintah, tapi kami harap bisa lebih maksimal lagi,” katanya. H Abun memahami bahwa soal pembatasan aktivitas usaha memang merupakan ketetapan pusat. Namun, dia berharap ada keberpihakan dalam pembelanjaan pemerintah terhadap produk lokal, sebagaimana Perda UMKM yang sudah diterbitkan. “Karena saya lihat realisasi Perda UMKM masih belum optimal,” ujarnya. Keinginan ini, kata dia, bukan sekadar ego pengusaha saja, karena setiap pengusaha memiliki pekerja. Ketika dunia usaha merosot, tentu dampaknya kepada para pekerja juga. “Kalau usahanya bagus, kesejahteraan para pekerjanya juga akan baik,” terangnya. Plt Wali Kota Tasikmalaya H M Yusuf mengapresiasi adanya bantuan oksigen dari Kadin tersebut. Pihaknya akan mendistribusikannya ke faskes-faskes penanganan Covid-19. “Nanti kita distrbusikan ke RSUD dan rumah sakit yang membutuhkannya,” ujarnya. recommended by Mgid Mgid EyeLab Ternyata Mata Kabur hingga Katarak Bisa Anda Hilangkan dengan Ini Pelajari Lebih Terkait perhatian untuk pengusaha lokal, Kepala Dinas KUMKM Perindag H M Firmansyah mengatakan pihaknya sudah berupaya merealisasikannya. Salah satunya dengan mengharuskan pasar modern agar mengakomodir produk UMKM lokal. “Itu sudah berjalan, sejauh ini mayoritas makanan,” terangnya. Namun untuk jenis kerajinan tangan, sejauh ini memang belum optimal. Kebutuhan pembelanjaan pemerintah untuk item kerajinan pun masih minim. “Apalagi di masa pandemi, anggaran banyak direlokasi,” katanya. Terlepas dari itu, pihaknya mendorong para pengusaha lokal khususnya di bidang UMKM bisa meningkatkan kualitasnya. Supaya produk lokal yang masuk pasar modern tidak hanya jenis makanan dan minuman saja. “Kalau kualitasnya bagus dan memenuhi syarat, kerajinan pun bisa masuk pasar modern,” tuturnya. Selain itu, para pelaku usaha juga diminta untuk bisa memaksimalkan potensi penjualan online. Supaya sasaran konsumennya bisa lebih meluas secara nasional bahkan internasional. “Karena dengan perkembangan digital saat ini, potensi e-commerce sangat besar,” pungkasnya.

radartasik.com, TASIK – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya meminta Pemerintah Kota Tasikmalaya memperhatikan kondisi para pengusaha lokal. Hal ini, guna mendorong roda perekonomian di daerah supaya bisa segera bangkit dari keterpurukan. Para pengurus Kadin Kota Tasikmalaya menyerahkan bantuan oksigen kepada Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya. Bantuan tersebut, diterima langsung oleh Ketua Satgas yang juga Plt Wali Kota Tasikmalaya H M Yusuf di Bale Kota. Ketua Kadin Kota Tasikmalaya H Abun Bunyamin mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan titipan dari Kadin Pusat untuk Kota Tasikmalaya. Meskipun saat ini, situasi wabah sudah mereda, diharapkan bantuan tersebut bisa bermanfaat dalam penanganan pasien Covid-19. “Kami berharap dengan bantuan ini ketersediaan oksigen untuk pasien lebih terjamin,” ujarnya. Menurut dia, hal ini bukan pertama kali Kadin ikut berperan dalam penanganan Covid-19. Di awal pandemi, membantu memberikan suplai masker dan kebutuhan penanganan Covid-19 lainnya. “Dan mudah-mudahan ke depannya kami bisa tetap konsisten membantu penanganan Covid-19,” tuturnya. Di samping itu, H Abun juga menyampaikan bahwa saat ini dunia usaha masih lesu. Khususnya, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bisnisnya cukup macet. “Sejauh ini memang ada perhatian dari pemerintah, tapi kami harap bisa lebih maksimal lagi,” katanya. H Abun memahami bahwa soal pembatasan aktivitas usaha memang merupakan ketetapan pusat. Namun, dia berharap ada keberpihakan dalam pembelanjaan pemerintah terhadap produk lokal, sebagaimana Perda UMKM yang sudah diterbitkan. “Karena saya lihat realisasi Perda UMKM masih belum optimal,” ujarnya. Keinginan ini, kata dia, bukan sekadar ego pengusaha saja, karena setiap pengusaha memiliki pekerja. Ketika dunia usaha merosot, tentu dampaknya kepada para pekerja juga. “Kalau usahanya bagus, kesejahteraan para pekerjanya juga akan baik,” terangnya. Plt Wali Kota Tasikmalaya H M Yusuf mengapresiasi adanya bantuan oksigen dari Kadin tersebut. Pihaknya akan mendistribusikannya ke faskes-faskes penanganan Covid-19. “Nanti kita distrbusikan ke RSUD dan rumah sakit yang membutuhkannya,” ujarnya. recommended by Mgid Mgid EyeLab Ternyata Mata Kabur hingga Katarak Bisa Anda Hilangkan dengan Ini Pelajari Lebih Terkait perhatian untuk pengusaha lokal, Kepala Dinas KUMKM Perindag H M Firmansyah mengatakan pihaknya sudah berupaya merealisasikannya. Salah satunya dengan mengharuskan pasar modern agar mengakomodir produk UMKM lokal. “Itu sudah berjalan, sejauh ini mayoritas makanan,” terangnya. Namun untuk jenis kerajinan tangan, sejauh ini memang belum optimal. Kebutuhan pembelanjaan pemerintah untuk item kerajinan pun masih minim. “Apalagi di masa pandemi, anggaran banyak direlokasi,” katanya. Terlepas dari itu, pihaknya mendorong para pengusaha lokal khususnya di bidang UMKM bisa meningkatkan kualitasnya. Supaya produk lokal yang masuk pasar modern tidak hanya jenis makanan dan minuman saja. “Kalau kualitasnya bagus dan memenuhi syarat, kerajinan pun bisa masuk pasar modern,” tuturnya. Selain itu, para pelaku usaha juga diminta untuk bisa memaksimalkan potensi penjualan online. Supaya sasaran konsumennya bisa lebih meluas secara nasional bahkan internasional. “Karena dengan perkembangan digital saat ini, potensi e-commerce sangat besar,” pungkasnya. (rga)

Sumber: https://radartasik.com/pemkot-tasik-diminta-perhatikan-para-pengusaha-lokal
Artikel ini telah terbit di radartasik.com

Berita Terkait